Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat dengan Rendahnya Penggunaan Garam Beryodium di Desa Nipa-Nipa Kecamatan Pa’jukuang Kab. Bantaeng

Authors

  • Rezeki Nur Akper Mappa Oudang Makassar
  • Anis Akper Mappa Oudang Makassar

Keywords:

Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, garam beryodium

Abstract

GAKY adalah salah satu masalah yang masih terdapat di Indonesia, bahkan sampai saat inoi masih dihadapi oleh pemerintah Indonesia. Akibat defesiensi saat ini diketahui tidak hanya pembesaran kelenjar Thyroid, tetapi jauh lebih luas, mulai dari masalah keguguran, lahur mati, cacat bawaan dan hipotiroid. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian analitik dengan pendekatan crossectional.

Penelitian dilakukan pada penderita yang rendah konsumsi garam beryodium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat dengan rendahnya penggunaan garam beryodium di desa Nipa-Nipa tahun 2016.

Populasi yang diambil adalah penentuan sample dengan cara teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala guttman. Hasil uji statistik Chi Square pada nilai ? = 0,000 < 0,05 ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.

Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan rendahnya konsumsi garam beryodium di Desa Nipa-Nipa, Kacamatan Pa’jukkang, Kab. Bantaeng.

References

Almatsier Sunita. 2003. Prinsip dasar ilmu gizi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

BPS/Unicef. 2001. Garam beryodium di rumah tangga, konsumsi, pengetahuan, pilihan dan penggunaan, Jakarta.

Busminah Sri & Gunanti lnong. 2003. Faktor yang berhubungan dengan ketersediaan garam beryodium di tingkat rumah tangga. Journal GAlff lndonesia, vol. 5-6, no. 2, Agustus - Desember, hlm. 31. Dep,Kes. Rl. 1999. Pedoman penyuluhan penanggulangan GAKY bagi Petugas Puskesmas. Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat.

Diokomoeljanto R. 2008. Beberapa issue praKis tenteng masalah GAlfl Makalah disajikan dalam seminar seharipeningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penaggulangan GAlfi 19 Januari.

Halamah Siti. 2006. Potret konsumsi garam yodium rumah tangga di Kota Tegal tahun 2005. Majalah lnlormasi Kesehatan vol.l n0.12, September.

Hernawati lna. 2008. Program penaggulangan GAlfl di lndonesia. Makalah disajikan dalam seminar sehari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penaggulangan GAfi 19 Januari. Kartono Joko & Moesijanti Soekatri, Prosiding. Khomsan Ali. 2000. Teknik pengukuran pengetahuan gizi. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga lnstitut Pertanian Bogor

Muhani. 2006. Rencana aksi penanggulangan GAI(. Majalah Progizi vol. 3 No. 3, Nopember, hlm 36-37.

Picauly lntje. 2002. lodium dan Gangguan Akibat Kekurangan lodium (Suatu tlnjauan

Ontologi dan Aksiologi lodium dalam tubuh serta Gambaran GAKI dari masyarakat di Wilayah Endemik GAKI pesisir pantai Kab. Maluku Tengah, Prop. Maluku) Posted, November.

Widagdo Dhuta. 2008. lndikator survei GAlfi Makalah disajikan dalam seminar sehari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penaggulangan GAfi 19 Januari

Widyakarya Nasional Pangan dan Gizo. 2004. Angka kecukupan mineral, besi, iodium, seng, mangan, selenium, LlPl, Vlll, 17-19 Mei.

Published

2016-07-30

How to Cite

Rezeki Nur, & Anis. (2016). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat dengan Rendahnya Penggunaan Garam Beryodium di Desa Nipa-Nipa Kecamatan Pa’jukuang Kab. Bantaeng. Jurnal Keperawatan Mappa Oudang, 1(2), 1-10. Retrieved from https://e-jurnal.akpermpd.ac.id/jukpermo/article/view/1